Bulu Perindu Sukma


https://encrypted-tbn1.google.com/images?q=tbn:ANd9GcSMuyclZRZF-E5jwtOBQjHBauWr8ApIiVvOzvpSnDtVTLyvMhvk_A


Bulu Perindu Asli Kalimantan 082168589479 /2683F21E


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgwCGAzL5LleohUVWdl3-v3VQexsQbh9KRqfQXWkb4167PDPWCyC3sCtsAlPG5jooFz-yegf7ZvlSzA3cWwjN6J26rhN3jHmQrGsG1u9SX35Vuzz0ImdSl7CJ3RGn75aGoJQfs7byLJMoY/s1600/10342009_474747462656295_8105383633532268584_n.png


Di dalam blog ini akan saya jelaskan tentang khasiat dari Bulu Perindu yang melegenda yang khasiat utamanya adalah sebagai media pengasihan atau pemikat lawan jenis,baik Pria ataupun Wanita. Bulu perindu dapat mengatasi Solusi asmara anda yang kandas,pacar di ambil orang,cinta bertepuk sebelah tangan, dan semua yang berhubungan dengan asmara ..



Ciri - ciri keaslian





Jika di tetesi / dibasahi air dan di letakkan di atas lantai atau sehelai kertas, maka secara menakjub kan Bulu Perindu tersebut akan menggeliat - geliat laksana seekor cacing. Sepasang Bulu Perindu jika di dekatkan / dipertemukan ujung - ujungnya, secara ajaib akan berangsur - angsur saling mendekat dan melilit.


Testing Video Keaslian Bulu Perindu Sukma





mahar tingkat satu 300.000 sudah ongkos kirim


khasiatnya antara lain.. pengasihan, pemikat lawan jenis, penarik simpati, disenangi atasan bawahan, pelaris usaha, pelet, cepat dapat jodoh,mengembalikan pasangan yang selingkuh, cocok untuk pria dan wanita.


mahar tingkat Dua 550.000 ribu sudah ongkos kirim


Khusus yang tingkat dua perbedaanya dengan tingkat satu adalah khusus bagi yang sudah berumah tangga atau sudah menikah, mengapa demikian karena power atau bulu perindu tingkat 2 mempunyai power 2x lebih besar dari tingkat 1 karena untuk orang yang sudah menikah rata-rata mempunyai aura yang sudah melemah karena faktor energi cakranya yang meredup akibat sudah seringnya berhubungan badan, jadi di butuhkan kekuatan ekstra untuk


menggunakan bulu perindu ini.


kekuatan bulu perindu tingkat 2 ini di fokuskan untuk mengembalikan pasangan yang selingkuh/pergi dengan laki-laki lain atau sudah tidak cinta lagi


khasiatnya antara lain..


pengasihan, pemikat lawan jenis, penarik simpati, disenangi atasan bawahan, pelaris usaha, pelet, cepat dapat jodoh,mengembalikan pasangan yang selingkuh, cocok untuk pria dan wanita tanpa ritual,puasa dan tanpa pantangan juga bisa di wariskan ke Anak CucuTanpa perlu panjang lebar berikut Testimoni para pemakai Bulu Perindu Sukma.





"Disclaimer : Hasil dan manfaat dari media bulu perindu ini akan berbeda-beda terhadap individualnya"



"Bagi
Para Pria dan wanita Yang Ingin Berhasil Dalam Mengatasi masalah
asmara,jodoh,perselingkuhan,agar di sayang atasan dan juga pelaris
usaha,Bisa Menggunakan Bulu Perindu Ini Sebagai Solusi"




























Gak
banyak-banyak deh, Cuma mo bilang makasih kepada Bapak Hendro Susilo
atas bantuannya. Kini istri saya semakin sayang dan perhatian , Buluh
perindunya mantabs banget deh pokoknya.




Mondanamondan***@gmail.com

Muhammad Akbar

Karyawan Bank Swasta
Jl. Pahlawan No. 59 Bandung



Awalnya
percaya nggak percaya sih. Namun ternyata gadis impianku kini bisa
berada di sampingku. Buluh perindu dari Bapak Hendro Susilo memang bisa
diandalkan.tempo beberapa hari sudah ada reaksinya Terima kasih saya
ucapkan kepada Bapak Hendro S.




Hari Purwanto Jaya
Staff Accounting Perusahaan Asing
Rohmat _ megacom***@yahoo.co.id


SMK Tunggal Cipta, Sambirejo, Barukan, Manisrenggo





Ragu
pada saat melihat-lihat di google karena memang sangat banyak yang
menawarkan Buluh Perindu. Belum lagi komentar dari orang-orang yang
bernada “miring” ditambah lagi dengan pengalaman pahit product sejenis
yang tidak bereaksi apa-apa membuat saya menjadi malas. Tapi entah
kenapa dengan Bapak hendro Susilo ini saya merasakan ada yang berbeda,
akhirnya saya putuskan untuk mencoba menggunakan Buluh Perindu dari
bapak Hendro Susilo dengan modal spekulasi. Kalau berhasil ya
Alhamdulilah jika masih gagal ya sudahlah namanya juga usaha. Beberapa
waktu sejak order Buluh Perindu datang sepertinya tidak terjadi
perubahan namun saya tetap konsisten menjalanka Ibadah dan senantiasa
berdoa dan tidak berapa lama akhirnya masalah saya terselesaikan. Usaha
saya lancar jaya..




Dedi Mulyono
Pengusaha Bisnis Retail
Hallibrezekimelim***@yahoo.com


Jl.Jend.Sudirman no.32 Makasar





Mohon
maaf kepada Bapak Hendro Susilo, awalnya saya sempat meremehkan Buluh
Perindu dari Bapak karena pengalaman buruk saya menggunakan Buluh
Perindu dari orang lain tidak berhasil. Berkat saran- saran dari Bapak
untuk menjalankan amalan-amalan ibadah dengan konsisten akhirnya saya
dapat menyelesaikan masalah yang mendera saya. Buluh Perindu dari Bapak
Hendro Susilo memang manjur. Terimakasih


Titik _ titikban***@plasa.com


Jl. Gajah Mada, Bangil, Jawa Timur




Akhirnya Hutang Gue bisa gue cicil memang hebat resep dari mas Hendro Susilo. Maju terus Buluh Perindu nya ya mas.


Binsamdonysemestar***@plasa.com


Jl. Raya Cetho - Sukuh, Karanganyar




Mas
Hendro, Masalah sudah terselesaikan, terimakasih banyak. Jempolan
memang Buluh Perindunya. alhamdulillah istri saya yang pergi sudah
kembali ke rumah dan keluarga kami semakin harmonis.


Roihanabadipuls***@ymail.com


Tuban, Jawa Timur




Bener-bener
beda, syarat ndak repot, Buluh Perindunya bisa diwarisin lagi. Dimana
coba bisa nemu produk seperti ini. Btw terimakasih kang Hendro Susilo.
Masalah yang lalu kini tinggal masa lalu. Sekarang saatnya menikmati
kehidupan yang baru. Suamiku sudah tidak suka selingkuh lagi, dan
semakin betah di rumah setelah pulang dari kantor.


dewi _ mutia***@yahoo.com


Playen, Gunungkidul




Asalkan
sabar dan terus berupaya semuanya akan bisa teratasi. Yang penting
jangan menyerah dan tetap lakukan amalan-amalannya dan tunggu hasilnya.
Di di usia yang ke 38 tahun akhirnya saya mendapatkan istri yang cantik
. Saya tidak ragu untuk merekomendasikan produk Bapak Hendro Susilo
yang terkenal dengan Buluh Perindunya.


Sanudin _ sanu***@yahoo.com


Jl Parakan Paat 3 no 142 Rt 01 Rw 07 Kel Cis Endah




Jadi
gak takut nih mo nyicil barang-barang, semuanya bisa terlunasi kok
sekarang. Penghasilan udah nambah, memang gak banyak banget tapi
alhamdulillah . Terima kasih Pak Hendro udah bantuin. dan saya semakin
rajin berinfak atas saran pak Hendro Susilo


imronmuslimin***@gmail.com


Ds. Tegalrejo RT 03 / RW 02 Kec. Merakurak, Tuban




Mau kasih testimoni apa ya? Susah juga kalo gak nyobain sendiri. Pokoke Buluh Perindu. Top markotop deh Mas Hendro nya..


MrMmultisejaht***@rocketmail.com


Kp. Cibogo RT 01 RW 01 Ds. Sukajadi.









Pembayaran dapat di lakukan ke salah satu rekening di bawah ini:


"Disclaimer : Hasil dan manfaat dari media bulu perindu ini akan berbeda-beda terhadap individualnya"












Bank BCA Kantor Cabang: KCU Bukit Barisan


No. Rekening : 3831172434


Nama Pemilik : Hendro Susilo


Bank Mandiri Kantor Cabang: KCP Medan Simpang pos


No. Rekening : 105-00-1057268-7


Nama Pemilik : Hendro Susilo




setelah transfer harap konfirmasi sms ke no 082168589479 ( Hendro Susilo )
sertakan juga no hp dan alamat lengkap saudara untuk memudah kan pengirimam bulu perindu.
bulu perindu dan tata cara penggunaanya akan di kirim melalui JASA JNE,TIKI DAN POS
Code Resi Paket pengiriman anda dapat di lihat di " CEK STATUS PENGIRIMAN " di bawah ini










JNE:





TIKI:




POS:



dengan cara memsukkan nomor barcode/resi pengiriman yang akan saya berikan kepada anda melalui email/sms
NB: untuk pemohon agar terlebih dahulu mengirimkan email atau sms ke alamat
dan jika ingin kontak langsung hub atau sms ke no 082168589479


TESTIMONI DARI BB


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhR_tPBDyTkrv9TRXpBaIoPkgP_KyzVvD53SJwbvO762FMU3_7MQcqgKFCg1DRFfOJh61c3wHDdnjvLEbq9zye594ZWcnV2E6bL1AYOrHTKRR7kam3SN5y52mmLC6-pIDLKGq3tHKs7X8U/s1600/6DSAu0a.png


Bukti pengiriman JNE dan Pos Indonesia


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjN1wy1ZY582mYubG4vclUj0VlhR_LQu4ywvIyQlUeuKYQDw7tQYA0Cd8IYo4gbk1caiJOhyphenhyphen69pbWO4BXWG0GOjTPmzGb9_acFeTJmp4GORbwBJKN5EzBRHqYvGqmLpdlnOdfOxixbiUqs/s1600/Pancur+Batu-20130121-00933.jpg


MAHAR PELET MANTRA 550.000 |MAHAR PELET FOTO |850.000 | MAHAR PELET SEMAR MESEM | 550.000 | MAHAR PUTER GILING 1000.000 | TLP/SMS 082168589479 /2683F21E
CEK RESI LINK : JNE TIKI POS








Kamis, 19 Juni 2014

MENGURAI HIKMAH DUA PERANG

Assalamualaikum wr wb, Sedulurku semua: Kita telah selesai melaksanakan satu hajat agung melawan musuh-musuh yang secara jelas dan nyata melakukan tindakan keji dan biadab. Musuh tersebut kini telah kita serang sebanyak dua kali yaitu momentum yang kita sebut Perang Ghoib I dan Perang Ghoib II. Apa dan bagaimana hasil Perang Ghoib yang telah kita lakukan secara serentak tersebut?

Hanya Allah yang Maha Tahu karena sesungguhnya, manusia hanya mampu berusaha dan berikhtiar dan selebihnya kita pasrah dan ikhlaskan apapun keputusan pada-NYA. Tapi kita semua yakin bahwa keputusan NYA adalah yang paling baik.Barangkali, kita telah melakukan sebuah tugas mulia yang tidak pernah sekalipun tercatat dalam sejarah dunia dan sejarah nasional. Tapi, saya yakin bahwa upaya kita inilah SATU-SATUNYA upaya yang ada di dunia dimana sebanyak ratusan bahkan mungkin ribuan orang pengakses internet melakukan sebuah perlawanan dengan cara yang unik: menggunakan amalan-amalan untuk melakukan penyerangan secara ghoib dengan sasaran yang fokus dan jelas. Ingat pengunjung blog ini mencapai belasan ribu orang perhari. Di jaman modern yang serba egois dan pragmatis seperti sekarang, rasa-rasanya masih saja ada mereka yang dengan sukarela melakukan sebuah usaha yang diyakini merupakan sebuah usaha yang mulia, yang nantinya akan menghantarkan kita semua menjadi mereka yang tercatat sebagai mujahid dan pahlawan yang gigih membela keyakinan. Allahu Akbar… ya, inilah sebuah bentuk kebangkitan rohani baru melawan kedzaliman dan kemunkaran dengan cara yang khas yaitu mempelajari dan mempraktekkan ILMU-ILMU KEDIGDAYAAN.Kalau selama ini ada yang menuduh komunitas blog Kampus Wong Alus ini termasuk sesat dan musyrik, menyimpang dari ajaran agama, maka dua Perang Ghoib inilah kita menyangkal tuduhan itu. Bagi yang sudah memasuki aras hakikat dan makrifat, sesat dan musyrik adalah perkara yang mudah untuk ditelisik. Semudah membedakan mana kuda jantan dan mana kuda betina. Yaitu saat hati nurani/rahsa sejati kita bertentangan dengan kelakuan-kelakuan kita. Itulah saat seseorang itu disebut sesat. Sebuah kesesatan sejati yang sesungguhnya sulit untuk dimaafkan secara sosial, moral dan mental. Dua Perang Ghoib ini juga menjadi jawaban bahwa Ilmu-Ilmu Kedigdayaan yang konon adalah ilmu yang cocok hanya untuk kaum muda ternyata juga masih cocok dimiliki untuk kaum yang sudah dewasa dan tua. Ilmu-ilmu muda telah kita ‘sepuh’ sehingga semakin ‘utuh’ dan ‘tangguh’ untuk meniti jalur menuju Ilahi—sebuah kodrat ruh, jiwa dan raga manusia menggapai kesempurnaan dan kemanunggalan.

Banyak orang terjebak dalam menilai sesuatu. Kita digiring kepada persoalan yang sempit. Kerohanian tidak banyak dikenal orang Islam lantaran takut sesat seperti Syekh Mansyur Al Hallaj atau Syekh Siti Jenar yang terkenal dengan ajaran wihdatul wujud atau manunggaling kawula gusti. Dua orang yang dianggap sesat, menghalangi kita untuk belajar lebih dalam ilmu hakikat. Padahal berapa ribu ulama yang tidak sesat dalam belajar menghayati ruhiyah Islamiyah seperti Hujjatul Islam Imam Al Ghazaly, Imam Annafiri, Imam Syafi’i, Imam Hambali, Imam Hanafi, para sahabat rasul, serta Sunan bonang, Sunan Maulana Malik Ibrahim, Sunan Kali Jaga dan seterusnya yang hidup dengan ruhiyah Islamiyah. Tapi mengapa kita hanya mempersoalkan kesesatan dua tokoh tersebut. Kenapa kita tidak melihat ulama yang tidak sesat seperti yang disebutkan tadi. Ada sentimen apa sehingga begitu gencarnya mengekspos sesat dan bid’ah terhadap yang sungguh-sungguh dalam bermujahadah kepada Allah yang Maha Ghaib….dan mengatakan belajar ilmu hakikat ini divonis haram. Dan yang perlu kita catat, kesesatan itu tidak hanya pada ilmu kerohanian saja. ilmu fiqih, ilmu ekonomi, ilmu akuntansi dan ilmu komputer, atau ilmu apa saja dapat dibawa menuju kesesatan. Kenapa anda tidak pernah takut untuk belajar ilmu akuntansi, padahal dengan ilmu ini orang bisa menggunakannya untuk korupsi (maling) juga ilmu yang lainnya. Semoga kita tidak terpengaruh oleh pendapat sempit yang ia tidak pernah memasuki atau menghayati kedalaman Islam secara menghujam hingga ke lubuk hati.

Akibatnya kita menjadi korban atas pemberitaan yang tidak seimbang. Islam yang kita lakukan sekarang menjadi setengah hati, tidak sampai menghunjam ke dalam akar iman yang sebenarnya. Kita tidak pernah lagi mendengar suara hati kita terharu ketika berhadapan dengan Allah. Apakah hati kita berguncang keras tatkala asma Allah disebutkan berkali-kali? Saya yakin tidak. Hati kita sekarang menjadi keras seperti batu… Hanya sesekali kita bisa menangis saat berada di keheningan malam untuk tahajud. Selebihnya, saat kita mendengar adzan berkumandang kita kadang malah merasa seperti dikejar-kejar waktu….

Saudaraku yang disinari cahaya Allah: Saya secara pribadi tidak mampu lagi menyebutkan siapa-siapa saja yang telah berjasa dan telah berdarah-darah dalam dua Perang Ghaib ini. Ratusan bahkan ribuan pendekar-pendekar pilih tanding di seantero jagad maya yang selama ini berkunjung di Kampus Wong Alus secara serentak mempraktekkan ilmu-ilmu kedigdayaan tingkat tinggi untuk melakukan penyerangan lintas negara, bahkan lintas benua. Barangkali, bagi kita, menyebutkan nama sosok yang berjasa tidaklah terlalu penting. Bahkan mungkin akan membuat diri kita menjadi ujub, membanggakan diri dan lainnya. Bukankah telah berbuat baik dan mulia tidak perlu terlalu diingat-ingat? Dan bila kita berbuat salah justeru harus banyak diingat sehingga kita bisa awas, eling dan waspada agar tidak mengulangi lagi perbuatan yang salah tersebut. Inilah prinsip kepahlawanan seorang pejuang dan pahlawan sejati. Pejuang dan pahlawan yang tanpa pamrih tidak akan menuntut dirinya dikuburkan di taman-taman pahlawan dan ditaburi bunga, dihormati dan disanjung oleh orang lain. Pejuang sejati tidak akan pernah suka difoto, dikerubuti wartawan untuk diwawancara karena dirinya bukan selebritis dan artis. Prajurit sejati adalah mereka yang diam-diam mengangkat senjata manakala ada perintah dari komandan untuk bergerak menyerang musuh. Komandan sejati adalah hati nurani kita masing-masing sementara musuh kita adalah diri kita sendiri. Bukan orang lain. Kalau kita memegang prinsip futuwwah/kepahlawanan semacam ini rasa-rasanya dunia akan adem dan teduh. Tidak perlu ada perang terbuka yang berujung pada saling bunuh dan saling serang.. sebuah sarkasme dan kekerasan kemanusiaan yang tidak akan pernah bisa diterima oleh akal sehat dan nurani yang bening.

Sadar atau tidak, kita telah mempertontonkan pada dunia dan mungkin juga memberi pembelajaran kepada dunia, kepada pemerintah, kepada lingkungan di sekitar kita bahwa kita mampu melawan bentuk-bentuk penindasan yang mencederai hati nurani banyak orang dengan cara yang santun namun dahsyat; BERDOA. Doa adalah sebuah upaya paling sejati pada diri manusia sebagai bentuk permohonan pada Tuhan Yang Maha Kuasa. Doa adalah sebuah penghambaan dan pengakuan bahwa sesungguhnya kita ini adalah makhluk yang lemah dihadapan kuasa Ilahi. Doa tidak hanya bermakna meminta dan memohon namun juga menyodorkan sebuah fakta yang kita yakini sehingga Tuhan –sebagai Dzat tempat kita menyandarkan permohonan itu— berkenan untuk mengijabahinya segera dan memberikan karomah-NYA. Ini tampak dalam mantra-mantra hizib dan asma yang dari susunan kata dan kalimatnya seakan ‘memaksa’ Tuhan untuk mengabulkan permohonan kita. Namun sebenarnya tidaklah arif bila kita katakan kita sedang ‘memaksa’ Tuhan, yang arif adalah kita sedang melakukan negosiasi tingkat tinggi agar Tuhan berkenan memberikan apa yang kita minta dengan kode dan rumus-rumus keilahian yang sulit dicerna dengan akal orang yang awam. Rumus amalan itu adalah kesimpulan yang ditemukan oleh para guru-guru sakti di masa silam setelah diuji coba berulangkali dan hasilnya selalu sama.

Sedulurku yang dimuliakan Allah SWT: Apa dan bagaimana sebenarnya bentuk narasi dan deskripsi dari Perang Ghoib? Disini saya tegaskan bahwa perang ghoib sebenarnya tidaklah sama dengan gambaran yang ada di benak kita seperti pertempuran yang ada di sinetron-sinetron dan film-film kolosal. Pertempuran secara ghoib yang digambar-gambarkan para sesepuh sebenarnya hanya bentuk penyederhanaan bahasa dan representasi dari bayangan imajiner yang ada di dalam masing-masing individu yang sesungguhnya tidak sama persis dengan fakta di alam ghoib. Fakta di alam ghoib sesungguhnya tidak pernah diketahui dengan pasti karena sifatnya kebenarannya tidak pernah obyektif dan bisa dijelaskan secara terbuka. Bukan ghoib –samar-samar/tersembunyi — lagi namanya bila fakta itu sama persis dengan yang bisa dilihat dengan kepala dan mata kita. Lha wong fakta yang bisa dilihat secara jelas saja pada akhirnya memunculkan persepsi yang tidak sama, apalagi perang ghoib?

Maka bolehlah dikatakan bahwa perang ghoib sesungguhnya adalah perang kekuatan mental, ruhani, spiritual dan imajinasi masing-masing individu untuk mewujudkan keinginan. Rumusnya: bahwa YANG ADA itu asalnya dari KEHENDAK/KEINGINAN – yang asalnya dari IDE YANG ABSTRAK. Ide abstrak ini terbangun dari sebuah keterpaduan antara diri kita dengan diri sejati kita (ingsun sejati) berdasarkan atas metafisika kesatuan dan kemanunggalan. Kunci agar bisa terpadu adalah sebuah pola yang disebut NGESTI—yaitu membangun kekuatan abstrak di dalam diri untuk membuka fakta baru yang belum pernah ada sebelumnya. NGESTI inilah kunci kesaktian ilmu sejati. Bila syariat awalnya Perang ghoib adalah perang melawan zionisme Israel, maka Perang Ghoib Sejati adalah perang melawan zionisme diri kita sendiri, jiwa yang lemah dan cenderung egois, diri yang cenderung ingin berkuasa di atas penderitaan orang lain dan seterusnya sehingga akhirnya DIRI KITA menjadi MENANG MELAWAN MUSUH yang tak lain adalah diri kita sendiri. Kita akan menjadi diri yang altruistik yang rela berkorban untuk menolong mereka yang lemah, menderita dan terpinggirkan. Diri yang berbebaskan dan tercerahkan sehingga dia dengan mudah menanggalkan “aku”-nya untuk kemudian diri yang sudah bersih dan bening itu memantulkan sifat, asma dan af’al-NYA hingga tangan, kaki dan mulut kita adalah tangan, kaki dan mulut-NYA…. Inilah JIHAD AKBAR!

Ketahuilah bahwa jiwa adalah musuh dengan wajah seorang teman. Kekejaman dan daya tipunya tidak ada habisnya. Menolak kejahatannya dan menaklukkannya merupakan tugas yang paling penting, karena jiwa adalah musuh yang paling buruk, lebih buruk dari setan dan kaum kafir. Untuk melatih jiwa dan membawanya kembali kepada keadaan yang sejahtera dan membuatnya meningkat dari sifat menguasai kejahatan menuju tingkat berdamai dengan Allah merupakan tugas besar. Puncak kebahagiaan manusia terletak pada penyucian jiwa. Sementara puncak kesengsaraan manusia terletak pada tindakan membiarkan jiwa mengalir sesuai dengan tabiat alamiah. Itulah sebabnya Allah befirman: “Demi jiwa dan Dia yang menyempurnakannya dan memperkenalkannya kepadanya keburukannya dan kebaikannya. Sungguh beruntung orang yang dapat mensucikan jiwa itu, dan merugilah orang yang mengotorkannya”

Alasannya karena penyucian jiwa dan latihan jiwa mengakibatkan dikenalnya jiwa, dan pengenalan jiwa menimbulkan pengetahuan akan Tuhan, sebab barang siapa yang mengenal jiwanya sendiri akan mengenal Tuhannya. Pembersihan dari kotoran yang melekat pada jiwa, adalah salah satu fokus dari Perang Ghoib yang telah kita laksanakan. Usai perang berlangsung, terasa bagaimana rasanya hati kita menjadi bening dan nyaman. Jiwa menjadi tenang dan akan mendapat sapaan Allah seperti dalam ayat-Nya… “Wahai jiwa yang tenang datanglah kehadirat Tuhanmu dengan keadaan ridho dan diridhoi”. Jiwa yang seperti inilah yang kita tuju yaitu perjuangan yang sungguh-sungguh membawa pengorbanan lahir dan batin.

Saudaraku semua yang disayangi Allah: Perang Ghoib yang telah kita lakukan ini sekaligus sebagai praktek dari pembelajaran teoritis ilmu-ilmu Ghoib warisan leluhur nusantara yang diajarkan oleh para sesepuh. Kita menjadi tahu bagaimana tata cara dan memfungsikan amalan secara nyata sehingga nantinya diharapkan kita bisa mahir menggunakan amalan yang telah kita pelajari. Namun saya ingin berpesan bahwa mengamalkan ILMU-ILMU KEDIGDAYAAN itu hakikatnya membutuhkan NGESTI atau kekhusyukan. Ini yang biasanya terlupakan saat kita mengamalkan sebuah amalan. Padahal ‘khusyuk’ adalah syarat mutlak apabila kita ingin mengamalkan ilmu-ilmu ghoib.

Khusyuk sesungguhnya adalah menyerahkan lugu dan polosnya diri ini sesuai dengan keadaan hati kita, tidak perlu tedeng aling-aling dihadapan Allah. Cukup diam dengan rasa rendah hati, dan menjaga kesopanan di hadapan Allah, serta merasakan bahwa Allah sedang berada sangat dekat bahkan lebih dekat dari urat leher kita. Lantunkan mantra-mantra dengan sebagaimana anda memanggil Asma-Nya yang baik-baik misalnya “Ya Allah” berulang-ulang dengan menghadirkan hati serta kerinduan yang dalam. Hal tersebut selalu harus terus anda lakukan setiap habis melakukan shalat. Kemudian kalau ada kesempatan waktu lakukanlah dialog-dialog dimana saja berada karena Allah ada dimana saja anda berada.

Inilah yang fokus, obyek orientasi keilmuan yang benar. Jangan menghadirkan khodam-khodam yang aneh-aneh saat anda membaca mantra ilmu-ilmu ghoib. Tidak perlu! Yang diperlukan adalah menghadirkan Allah dan memohon keridhoan-NYA agar DIA memberikan karomah sebuah ilmu. Jadi nanti terserah Allah SWT saja, apakah jenis ‘khodam’ yang diberikan-NYA untuk kita….

Saat melantunkan sebuah doa/mantra sebaiknya berbekal aturan yang ditetapkan, karena pada hakikatnya kita ini selalu berhadap-hadapan dengan AKU SEJATI/INGSUN SEJATI yang merupakan pancaran atau emanasi Ilahi. Kita tidak perlu membayangkan seorang mursyid karena sesungguhnya AKU SEJATI itu adalah Allah SWT yang tidak bisa digambarkan laki-laki dan juga juga bukan wanita. DIRI SEJATI KITA tidak bisa dibayangkan dan disamakan tubuh kita. Maka baiknya, bila kita akan memulai mengamalkan sebuah hizib/asma/ajian mulailah setiap kali dengan didahului membaca :

BISMILAHIRRAHMANIRRAHIM.
DUA KALIMAT SYAHADAT
SHALAWAT KEPADA RASULULLAH,
MENGIRIMKAN AL FATIHAH DAN SETERUSNYA…

Mengamalkan ilmu ghoib berarti menghubungkan hati kita, perasaan kita, dan coba timbulkan rasa rindu dan cinta kepada Allah, panggil Asma-Nya berulang-ulang (sesuai hitungan jumlah doa misalnya 1000 x, dst) dengan suara hati yang dalam dan lakukan dengan sungguh-sungguh sehingga terasa ada sambutan yang menyeruak dalam kalbu kita. Rasakan kedamaian dan keheningan yang sejuk di dada dan kuatkan hati kita tetap berpegang kepada tauhid hanya Allah tujuan kita, hunjamkan sampai kedalam lubuk hati yang dalam sehingga akan ada bimbingan di dalam hati kita untuk selalu ingat Allah hati kita akan bergerak terus seakan-akan tidak mau diajak untuk berhenti.

Tubuh akan semakin ringan dan pasrah, hati menjadi lebih tenang dan rasanya sejuk dan nyaman yang akan mengakibatkan hati menjadi lunak dan mudah terkendali. Keadaan tubuh kadang terasa semakin berat karena getaran jiwa semakin kuat dan kadang emosi semakin tidak bisa dibendung, rasanya ingin sekali berteriak sekeras-kerasnya untuk mengungkapkan rasa kerinduan yang dalam kepada Allah. Saat itulah kita pasrahkan seluruh jiwa raga kita dengan ikhlash sehingga Allah akan berkehendak membimbing hidup kita, hati kita untuk bersabar menerima karomah-karomahnya yang luar biasa. Inilah fase awal pertempuran ghoib yang sesungguhnya….Selanjutnya, silahkan bagi para sedulur/saudaraku semua yang telah berjuang di jalan Ilahi dengan mengikuti Perang Ghoib ini untuk menceriterakan pengalaman-pengalamannya. Tentu saja sangat kaya oleh hikmah-hikmah terselubung yang ada di dalamnya. SALAM PERJUANGAN; ALLAHU AKBAR!!! Wassalamualaiku wr wb.

11 Juni 2010, 03.00 WIB

@wongalus,2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar